BeritaEkonomiPeristiwa

Imbas Longsor di Jalur Maswati-Sasaksaat, Perjalanan Dua KA Dialihkan ke Bus dan Whoosh

11
×

Imbas Longsor di Jalur Maswati-Sasaksaat, Perjalanan Dua KA Dialihkan ke Bus dan Whoosh

Sebarkan artikel ini
kereta Api 174 Ciremai anjlok usai lokomotif rangkaian kereta tersebut menabrak material longsor yang menutup jalur
kereta Api 174 Ciremai anjlok usai lokomotif rangkaian kereta tersebut menabrak material longsor yang menutup jalur

JAGABERITA.ID – Imbas kejadian longsor di jalur Maswati-Sasaksaat, Kabupaten Bandung Barat, membuat penumpang kereta api terpaksa perjalanannya dialihkan ke bus dan kereta cepat Whoosh, Rabu (1/4/2026). Pengalihan itu dilakukan terhadap penumpang sejumlah kereta yang mengalami keterlambatan akibat peristiwa longsor tersebut.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, terdapat dua kereta api (KA) yang mengalami keterlambatan sehingga dialihkan ke moda transportasi lain.

Dua KA yang dimaksud adalah KA Serayu nomor 283 relasi Purwokerto-Bandung-Pasar Senen yang tertahan di Stasiun Sasaksaat dan penumpangnya dialihkan dengan menggunakan bus menuju Jakarta. Sementara itu, penumpang KA Papandayan nomor 129 relasi Garut–Gambir yang tertahan di Stasiun Padalarang, dialihkan menggunakan kereta cepat Whoosh untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta.

KAI memberikan Service Recovery (SR) kepada pelanggan yang terdampak keterlambatan, berupa air mineral, makanan ringan, maupun makanan berat sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Franoto saat dikonfirmasi Rabu (1/4/2026).

Selain pengalihan moda transportasi, KAI juga membuka opsi pembatalan tiket bagi penumpang yang tidak ingin melanjutkan perjalanan. Penumpang dapat membatalkan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun loket di stasiun.

“Kami juga memastikan pelanggan tetap mendapatkan pelayanan terbaik meskipun dalam kondisi gangguan,” kata dia.

Diketahui, KA 174 Ciremai mengalami anjlok setelah lokomotif rangkaian kereta tersebut menabrak material longsor yang menutup jalur, Rabu siang.

Peristiwa itu terjadi di petak jalan Maswati-Sasaksaat (MSI-SKT), tepatnya di Kampung Galudra, Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, sekitar pukul 14.53 WIB.
“Betul ada kereta anjlok. Lokomotifnya menabrak material longsor yang kebetulan menutup rel sehingga terjadi anjlok,” kata Chiko (27) saksi sekaligus warga setempat.

Beberapa saat sebelum peristiwa terjadi, wilayah Cikalongwetan dan Cipatat mengalami hujan cukup deras sehingga menyebabkan longsor di beberapa titik.

Salah satunya longsor di perlintasan kereta api itu. Materialnya menutup rel dan beberapa saat setelahnya kereta masuk dan menabrak longsoran,” ujar Chiko.

KA Ciremai yang mengalami anjlok merupakan rangkaian kereta yang melaju dari arah Purwakarta menuju Bandung. “Titik longsoran itu beberapa meter dari terowongan. Jadi, hanya beberapa meter sebelum kereta masuk terowongan Sasaksaat,” papar Ciko.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT KAI Anne Purba memastikan semua penumpang Ka Ciremai dalam kondisi selamat. “Seluruh pelanggan dalam kondisi selamat. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Petugas kami langsung melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan keselamatan tetap terjaga,” ujar Anne. (kompas*)