JAGABERITA.ID – Aksi massa di Simpang Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (1/5/2026) malam, berujung pembakaran pos polisi dan membuat arus lalu lintas tersendat. Dari data yang dihimpun di lokasi, sekitar 18.45 WIB, massa membakar sebuah pos polisi yang berada di sekitar simpang jalan. Api juga terlihat menyala hebat di tengah ruas jalan, menimbulkan asap tebal yang membubung ke udara.
Situasi sempat memanas. Sejumlah petasan dinyalakan oleh massa, menambah ketegangan di sekitar lokasi kejadian.
Akibat peristiwa itu, arus lalu lintas di kawasan Tamansari terganggu.
Kendaraan yang melintas terpaksa memperlambat laju. Bahkan, sebagian pengendara memilih memutar arah untuk menghindari titik kerumunan.
Sekitar pukul 21.00 WIB, kerumunan massa telah bubar. Aparat kepolisian pun telah berada di lokasi menjaga sekitarnya.
Selain itu, ada sebagian polisi yang mengatur lalu lintas guna memperlancar arus kendaraan lalu lintas yang sebelumnya tersendat.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menyebutkan, aksi massa tidak dikenal tersebut muncul menjelang malam sebagai tindakan kriminal yang membahayakan warga. Sedikitnya, ada 150 orang terlihat berkumpul dengan ciri memakai baju hitam dan menutup wajah saat situasi mulai memanas pada sore hari.
“Dengan tadi itu, ciri-ciri berpakaian hitam, menutup muka, tentunya menutup muka ini berusaha untuk menghindar supaya tidak diketahui identitas yang kemudian membawa bahan bakar,” katanya.
Ia menegaskan, polisi bersama TNI dan pemerintah daerah akan terus menjaga keamanan di lapangan. “Kami hadir, negara hadir, ada teman-teman dari Kodam 3, pemerintah daerah, untuk memberikan kepastian hukum, perlindungan, dan rasa nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya. (kompas*)












