BeritaDaerahPeristiwa

Gempa 6,7 Magnitudo Guncang Sigi: 1.360 Rumah Rusak, 5.744 Warga Mengungsi

3
×

Gempa 6,7 Magnitudo Guncang Sigi: 1.360 Rumah Rusak, 5.744 Warga Mengungsi

Sebarkan artikel ini

JAGABERITA.ID – Dampak gempa berkekuatan magnitudo 6,7 di desa Kamrora A, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Rabu (17/6) menyebabkan ribuan rumah rusak dan warga mengungsi mencari ke tempat yang aman.

Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga mengatakan Desa Kamarora A merupakan wilayah yang mengalami dampak paling parah akibat gempa.

“Daerah itu paling terdampak,” kata Kari, yang turut dalam rombongan Forkopimda Sulawesi Tengah (Sulteng) mengunjungi lokasi terdampak gempa, Rabu (17/6). Dalam kunjungan tersebut, pemerintah bertemu langsung dengan warga terdampak dan memberikan dukungan moril.

Ia menjelaskan, kehadiran rombongan tidak hanya untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada warga yang sedang berupaya bangkit pascabencana.

“Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat terdampak, menyalurkan bantuan kemanusiaan, serta memastikan langkah-langkah penanganan darurat dan pemulihan pascabencana berjalan optimal,” ungkapnya.

Selain mengunjungi Posko Tanggap Darurat di Kantor Camat Nokilalaki, Forkopimda juga meninjau langsung rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa.

“Rombongan berdialog langsung dengan warga. Dan kedatangan rombongan disambut baik oleh warga,” jelasnya.

Berdasarkan data sementara per Rabu (17/6), di Kecamatan Nokilalaki tercatat 74 warga mengalami luka-luka, terdiri dari tiga orang luka berat dan 71 orang luka ringan. Selain itu, satu warga lanjut usia berusia 64 tahun dilaporkan meninggal dunia.

“Warga yang meninggal, diduga akibat serangan jantung atau hipertensi saat berusaha menyelamatkan anggota keluarganya ketika gempa terjadi,” paparnya.

Gempa juga menyebabkan kerusakan pada 1.360 unit rumah, puluhan rumah ibadah dan fasilitas umum, serta mengakibatkan 5.744 jiwa dari 1.813 kepala keluarga mengungsi di sejumlah lokasi terdampak.

“Beberapa warga masih mengungsi lantaran rumah mereka memang tidak layak huni,” tandas dia. (kumparan*)