BeritaDaerahPeristiwa

Kasus “Sate Misterius” Tewaskan Wanita di Boyolali, Polisi: Periksa Delapan Saksi, Termasuk Menantu Korban

2
×

Kasus “Sate Misterius” Tewaskan Wanita di Boyolali, Polisi: Periksa Delapan Saksi, Termasuk Menantu Korban

Sebarkan artikel ini
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra.

JAGABERITA.ID – Kasus “sate misterius” yang menewaskan seorang perempuan bernama Aminah (56) usai memakan sate itu di rumahnya di Dukuh/Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Boyolali menemukan titik terang. Polres Boyolali mengungkap pengirim sate adalah menantu korban berinisial P.

P telah diamankan polisi dan diperiksa selama delapan jam di Mapolres Boyolali. Kepada polisi, P mengaku telah mengirim sate tersebut ke rumah korban.

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra mengatakan, total ada delapan saksi yang telah diperiksa dalam kasus ini. Salah satu saksi yang diperiksa adalah P.

“Ada 8 orang saksi, kita juga sudah periksa terduga pelaku yaitu menantu dari almarhum. Namun statusnya masih sebagai saksi,” ujar Indra saat ditemui awak media di Mapolresta Surakarta, Kamis (5/6).

Dia menegaskan pihaknya masih melakukan pemeriksaan secara intensif. Polres Boyolali juga menunggu hasil toksikologi dari Biddokes Polda Jateng terkait hasil pemeriksaan ekshumasi dan uji laboratorium terhadap sejumlah ayam yang mati secara bersamaan usai makan sisa bumbu sate di rumah korban.

Saat ditanya apakah terduga pelaku mengakui telah mengirim sate ke rumah korban, Indra membenarkan hal tersebut.

“Ya betul (terduga akui kirim sate rumah korban). Hasil pemeriksaan itu sampai tadi malam pukul 23.00 WIB. Di mana terduga pelaku dari keterangannya menyampaikan ke pihak penyidik bahwa yang bersangkutan yang mengirimkan sate tersebut ke kediaman korban,” kata dia.

Meski demikian, polisi belum dapat menyimpulkan bahwa sate yang dikirim terduga pelaku menjadi penyebab meninggalnya korban.

“Kita tunggu hasil Biddokes Polda Jateng. Jika keterangan hasil menyebutkan ada sesuatu yang indikasikan penyebab meninggalnya kita baru putuskan terkait keterlibatan kasus ini,” ujar dia.

Dia menegaskan hingga saat ini, terduga pelaku masih berstatus saksi. Polres Boyolali juga melakukan pengawasan terhadap yang bersangkutan.

Kita lakukan pengawasan terduga pelaku. Sejauh ini kooperatif tidak lakukan hal melanggar hukum dan sudah tunjuk pengacara untuk dampingi. Pemeriksaan kemarin berlangsung selama delapan jam. Sejauh ini baru satu terduga pelaku yang diperiksa,” ucapnya. (kumparan*)