BeritaOlahraga

Imbas Kartu Merah Kalulu, Peraturan VAR Berpotensi Diubah di Piala Dunia 2026

9
×

Imbas Kartu Merah Kalulu, Peraturan VAR Berpotensi Diubah di Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini
Bek Juventus Pierre Kalulu menerima kartu merah dari wasit Federico La Penna.
Bek Juventus Pierre Kalulu menerima kartu merah dari wasit Federico La Penna.

JAGABERITA.ID – Kartu merah yang diberikan kepada Pierre Kalulu di laga Inter Milan vs Juventus pada pekan ke-25 Liga Italia 2025-2026 berbuntut panjang. Pertandingan Inter Milan vs Juventus digelar di Stadion San Siro, Milan, pada Minggu (15/2/2026) dini hari WIB tersebut berakhir dengan skor 3-2 untuk keunggulan Nerazzurri. Inter Milan berhasil menceploskan tiga gol ke gawang Juventus melalui gol bunuh diri Andrea Cambiaso (17′), Pio Esposito (76′), dan Piotr Zielinski (90′). Sedangkan dua gol Juventus dicetak oleh Andrea Cambiaso (26′) dan Manuel Locatelli (83′)

Selain ketatnya laga yang dijuluki Derby d’Italia tersebut, sorotan diberikan kepada Federico La Penna yang secara kontroversial mengusir Pierre Kalulu.

La Penna mencabut kartu kuning kedua kepada Kalulu pada menit ke-42 setelah dianggap melakukan sentuhan kepada Alessandro Bastoni. Keputusan La Penna untuk memberikan kartu kuning kedua kepada Kalulu membuat VAR tidak dapat campur tangan, karena insiden tersebut bukanlah kartu merah langsung. Keputusan kontroversial wasit La Penna juga disorot oleh Badan Asosiasi Sepak Bola Dunia (IFAB). IFAB dikabarkan sedang menyusun langkah untuk merevisi aturan VAR menyusul insiden yang terjadi dalam laga Derby d’Italia pada 15 Februari 2026.

IFAB Berencana Mengevaluasi Aturan VAR Mengutip laporan dari La Gazzetta dello Sport, International Football Association Board (IFAB) berencana meninjau ulang regulasi terkait penggunaan VAR. Fokus utama pembahasan adalah kemungkinan intervensi VAR dalam insiden pelanggaran yang berujung pada kartu kuning kedua bagi seorang pemain. Selama ini, peran VAR umumnya terbatas pada keputusan penting seperti gol, penalti, kartu merah langsung, serta kesalahan identitas pemain.

rencana evaluasi ini dijadwalkan untuk dibahas lebih lanjut dalam pertemuan tahunan IFAB yang akan digelar di Cardiff, Wales, pada 28 Februari mendatang. Apabila usulan tersebut disahkan, maka untuk pertama kalinya VAR akan dilibatkan dalam penentuan keputusan terkait kartu kuning kedua pada ajang Piala Dunia FIFA 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada musim panas tahun ini. Sebelumnya, teknologi VAR hanya difungsikan untuk meninjau insiden krusial seperti pelanggaran berat yang berujung kartu merah langsung, gol yang diragukan keabsahannya, serta potensi pelanggaran yang dapat menghasilkan penalti.

ejadian yang Memalukan CEO Juventus, Damien Comolli menjadi sosok yang sangat marah setelah Bianconeri dianggap dicurangi oleh wasit saat bertandang ke markas Inter Milan. Damien Comolli bahkan sempat hampir menyerang wasit La Penna di lorong stadion saat hendak masuk ke dalam ruang ganti. Dalam keterangannya setelah pertandingan, Comolli menyebut kejadian tersebut sangat memalukan karena dilihat oleh seluruh dunia.

“Apa yang terjadi hari ini memalukan. Ini adalah sesuatu yang telah dilihat di seluruh dunia.” “Ini tidak boleh terjadi lagi, dan apa yang terjadi malam ini hanyalah yang terbaru dari banyak hal yang telah terjadi musim ini,” ujarnya. (kompas*)