BeritaDaerah

Musim Hujan, Kondisi Jalan Pantura Penuh Tambal Sulam dan Berlubang

11
×

Musim Hujan, Kondisi Jalan Pantura Penuh Tambal Sulam dan Berlubang

Sebarkan artikel ini

JAGABERITA.ID – Memasuki musim hujan menyebabkan kerusakan infrastuktur publik, salah satunya sejumlah ruas jalan yang berlubang. Seperti di beberapa titik ruas jalan Pantura, Semarang -Kendal yang kondisinya sudah banyak yang tambal sulam dan ada jalan yang masih berlubang. Misalnya di depan halte BRT Trans Semarang depan Universitas Terbuka (UT) Mangkang, mengalami hal serupa menjadi kubangan, Sabtu (14/2/2026).

Munculnya kubangan air di sana, karena beberapa hari wilayah Semarang dan sekitarnya diguyur hujan.

Salah satu warga Eko mengaku jalan Pantura mulai ruysak dan banyak berlubang saat musim hujan, dan sebagian tertutup air sehingga membahayakan pengendara yang melintas, terutama roda dua. “Kalau pas malam hari atau setelah hujan deras jalan tertutup genangan air jadi tak terlihat ada lubang dab membuat warga was -was saat melintas rawan mengalami kecelakaan”ujarnya, Sabtu (14/2/2026).

kondisi ini juga mendapAt sorotan dari wakil rakyat, dewan menilai dengan peningkatan curah hujan yang terus terjadi di Kota Semarang telah menyebabkan kerusakan serius pada beberapa ruas jalan. Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, yang mendesak Pemerintah Kota Semarang untuk segera melakukan perbaikan guna menghindari potensi kecelakaan lalu lintas.

Selain jalan nasional, sejumlah jalan lainnya yang terdampak kerusakan parah antara lain Jalan Gede, Jalan Beringin Raya Kecamatan Ngaliyan, serta Jalan Wates. Hujan deras yang melanda kota menyebabkan lubang-lubang besar di permukaan jalan, yang jika tidak segera diperbaiki, dapat membahayakan keselamatan pengendara.

Suharsono menegaskan, bahwa kerusakan jalan harus menjadi prioritas utama dalam penanganannya. “Kami mendesak Pemerintah Kota Semarang untuk segera turun tangan memperbaiki kerusakan jalan yang terjadi, terutama di area yang rawan kecelakaan. Keamanan pengguna jalan harus menjadi perhatian utama,” ujarnya.

Suharsono juga menambahkan, bahwa curah hujan yang tinggi diperkirakan akan terus berlangsung, sehingga kerusakan jalan berpotensi semakin parah jika tidak ada tindakan cepat. Ia menyarankan agar Pemerintah Kota Semarang melakukan koordinasi yang lebih baik dengan dinas terkait untuk memastikan proses perbaikan jalan berjalan lancar dan sesuai dengan standar kualitas yang baik.

Pemerintah Kota Semarang kami minta untuk memastikan bahwa perbaikan jalan dilakukan dengan kualitas yang memadai agar tidak terjadi kerusakan kembali dalam waktu dekat, mengingat cuaca yang tidak menentu,”pungkasnya. (YULI)