JAGABERITA.ID – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan S&P Global tidak akan mengubah peringkat kredit dan outlook Indonesia selama dua tahun ke depan. Jaminan tersebut ia dapat kala bertemu jajaran S&P di New York, Amerika Serikat (AS), beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, S&P mempertahankan peringkat kredit RI pada level BBB dengan outlook stabil. Purbaya sendiri mengaku sempat terkejut dengan hasil tersebut, yang kemudian mendapat jaminan tak ada perubahan selama dua tahun ke depan.
“Intinya apa dia bilang? ‘Rating kamu tidak berubah BBB, outlook stabil.’ Wah, saya bilang terima kasih. Kan saya kelihatan agak kaget kan. Dia bilang, ‘Kamu kelihatannya kaget, kamu ngarepin turun ya?’ Gitu dia bilang. Enggak, saya bilang terima kasih. Terus dia nanya lagi sama saya. ‘Kamu tau itu apa artinya?’ Enggak, saya nggak tau, coba tolong jelaskan. Kan kita nanya gitu, belaga bego. Keluar lah dari dia, itu artinya selama dua tahun ke depan, rating peringkat kamu nggak akan berubah,” ungkap Purbaya di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Purbaya juga membantah adanya ancaman perubahan peringkat kredit RI yang disebut akan dilakukan S&P pada bulan Juni mendatang. Ia menyebut, S&P akan datang ke Indonesia hanya untuk berdiskusi dengannya pada bulan tersebut.
“Tapi Juni saya akan datang ke sini, ke Indonesia ketemu kamu lagi. Jadi bukan untuk pembaruan, tapi untuk diskusi aja. Apakah kita menjalankan, apa yang saya ceritakan pada waktu itu dengan konsisten sampai bulan Juni nanti. Tapi ancaman-ancaman itu nggak ada. Bukannya bilang, Juni akan diubah. Nggak, dia bilang sampai dua tahun (tidak diubah),” jelasnya.
Purbaya menambahkan, S&P juga membantah kajiannya sendiri yang menyebut peringkat utang RI paling rentan di kawasan Asia Tenggara. Hal ini terjadi karena pihaknya berhasil meyakinkan S&P terkait kondisi ekonomi nasional.
“Kenapa jadi percaya? Mungkin cara kita menyampaikan lebih meyakinkan, karena orang ngelihat. Kalau orang ngomong ragu-ragu kan kelihatan. Terus kita meyakinkan, dan dia lihat di belakangnya seperti apa. Clear. Dia tanya beberapa pertanyaan, habis langsung,” pungkasnya. (dtk*)












