JAGABERITA.ID – Setelah mengalami pembenahan dan uji kualitas air minum, Reservoir Siranda kini kembali diaktifkan oleh Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang sebagai penyimpan cadangan air guna menambah layanan pasokan air bersih ke pelanggan.
Reaktivasi Reservoir Siranda yang telah beroperasional selama satu abad ini ditandai dengan rangkaian acara Peluncuran Reflowing di Reservoir Siranda yang dihadiri jajaran direksi PDAM Tirta Moedal, pihak RSUP Kariadi dan sejumlah tamu undangan lainnya pada Jumat (12/6/2026).
Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Ady Setiawan menjelaskan, reaktivasi Reservoir Siranda guna memfungsikan kembali sebagai penampungan air sementara ini sekaligus yang sudah menjadi bagian sejarah kota Semarang saat masa kolonial Belanda. Dimana saat itu, dr. Kariadi berhasil menggagalkan upaya penjajah yang ingin meracuni warga lewat saluran Reservoir ini.
“Reflowing ini, punya peranan penting dalam upaya menghormati jasa pendahulu, saat Pertempuran Lima Hari di Semarang. Saat itu, penjajah berusaha meracuni reservoir siranda, namun digagalkan oleh dr Kariadi yang menjadi pahlawan nasional.
Untuk itu, menjadi bagian dinamika dan warisan sejarah yang tak bisa dipisahkan bagian dari pelayanan air minum di kota Semarang,”ujarnya.
Menurut Ady, di usia mencapai satu abad, reservoir siranda pun tak pelak memancarkan aura gelap, sehingga banyak orang tidak mau menjamahnya. “Bahkan, karena kelalaian kami, beberapa waktu lalu sempat ditemukan mayat di dalam reservoir. Kami juga meminta maaf atas kejadian kemarin, tetapi ini sudah dilakukan cleaning dan uji kualitas air minum. Dan saat ini kami siap untuk melayani dengan semangat baru dan lebih baik,”jelas Ady yang akrab disapa Mas Wawan.
Selanjutnya, reaktivasi reservoir Siranda ini, seiiring penerapan harmonisasi tarif air minum untuk golongan niaga dan pelaku industri. “Di reservoir Siranda mampu menyimpan cadangan air 130 liter per detik, bisa meningkatkan kuantitas dan kualitas pasokan air ke pelanggan di sekitar reservoir, baik kebutuhan air rumah tangga, dan niaga seperti hotel -hotel di pusat kota,”imbuhnya.
“Jadi cakupan pelayanan air minum yang dipasok dari sini meliputi diantaranya, dari wilayah pusat kota, Simpanglima, Tegalwareng, Seroja. Lalu, Sekayu yang juga dicover dari reservoir ini. Sekitar ada 23-30 ribu pelanggan yang dicover dari pasokan air reservoir Siranda ini,”pungkasnya. (yuli)












