JAGABERITA.ID – Dua korban insiden kapal karam KM Nurul Salsa di perairan Selayar berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulawesi Selatan, Kamis (23/7/2026).
Sementara itu, satu jenazah lainnya yang ditemukan Tim SAR Gabungan masih menjalani proses identifikasi.
Perkembangan tersebut menambah data terbaru dalam penanganan musibah kapal tenggelam di Selayar. Hingga kini, tim gabungan masih melanjutkan operasi pencarian terhadap korban lain yang diduga masih belum ditemukan.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto menjelaskan, bahwa terkait dua korban yang ditemukan sebelumnya dikirim ke Biddokkes Polda Sulsel menunjukan perkembangan telah berhasil diidentifikasi.
“Hari ini ada perkembangan. Dua jenazah yang sebelumnya dikirim ke Biddokkes Polda Sulsel telah berhasil diidentifikasi,” katanya, Kamis (23/7/2026)
Kabiddokkes Polda Sulsel, Kombes Pol dr Muhammad Haris menjelaskan, dua jenazah tersebut diterima tim DVI pada Rabu (22/7/2026) dan menjalani proses identifikasi sesuai prosedur forensik.
Menurutnya, proses identifikasi dilakukan oleh tim DVI Biddokkes Polda Sulsel dengan dukungan tim DVI Pusdokkes Polri, tim identifikasi Polda Sulsel, serta Departemen Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.
“Korban pertama yang diidentifikasi adalah Hasriati (44), warga Dusun Garassi, Kecamatan Pasimasunggu Timur, Kabupaten Kepulauan Selayar,” ujarnya.
Ia menambahkan, identitas korban kedua juga berhasil dipastikan setelah dilakukan pencocokan data antemortem.
“Korban kedua adalah Bau Intang (50), warga Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Jenazah bernomor PM 62 B02 Selayar teridentifikasi berdasarkan kecocokan sidik jari dan data medis dengan data antemortem AM001,” pungkasnya. (beritasatu*)












