BeritaPeristiwa

Operasi Pencarian Lima Jurnalis Ditutup, Doa Bersama di Pantai Carita Berlangsung Haru

3
×

Operasi Pencarian Lima Jurnalis Ditutup, Doa Bersama di Pantai Carita Berlangsung Haru

Sebarkan artikel ini
Suasana haru mewarnai doa bersama yang digelar di kawasan Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Suasana haru mewarnai doa bersama yang digelar di kawasan Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten. Suasana haru mewarnai doa bersama yang digelar di kawasan Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.

JAGABERITA.ID – Sejumlah jurnalis, gubernur Banten, Basarnas, TNI, dan Polri mengikuti doa bersama di Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, setelah operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak speedboat Arupadhatu 1 resmi dihentikan, Kamis (17/9/2026). Suasana haru pun terasa saat doa bersama berlangsung.

Doa bersama digelar sebagai bentuk penghormatan sekaligus ikhtiar bersama untuk mendoakan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hingga kini belum ditemukan. Para jurnalis yang selama beberapa hari mengikuti perkembangan operasi SAR berkumpul bersama unsur pemerintah dan aparat untuk memanjatkan doa.

Momen tersebut juga menjadi bentuk dukungan kepada keluarga korban yang masih menunggu kepastian mengenai keberadaan anggota keluarga mereka.

Lima jurnalis dan tiga awak speedboat Arupadhatu 1 sebelumnya dilaporkan hilang kontak setelah bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9/2026). Speedboat tersebut berlayar menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk kepentingan peliputan.

Sejak laporan hilang kontak diterima, operasi SAR melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, hingga potensi SAR lainnya. Pencarian dilakukan melalui jalur laut dan udara dengan wilayah penyisiran yang terus diperluas.

Namun hingga operasi SAR resmi ditutup, keberadaan lima jurnalis dan tiga awak speedboat tersebut belum ditemukan.

Pemimpin Redaksi iNews, Aiman Wicaksono menyampaikan harapan agar doa yang dipanjatkan bersama dapat menjadi penguat bagi keluarga lima jurnalis dan tiga awak speedboat Arupadhatu 1.

“Kami mengapresiasi seluruh jurnalis yang ada di sini, yang sudah melakukan peliputan selama pencarian dan semoga seluruh korban bisa kembali ke keluarga, bagaimanapun kondisinya,” ucap Aiman. (beritasatu*)