JAGABERITA.ID – Kondisi Apartemen LRT City Ciracas, Jakarta Timur, menjadi sorotan setelah sebuah video yang menampilkan bangunan proyek tersebut viral di media sosial Threads. Video tersebut disertai narasi yang menyebut proyek apartemen mangkrak dan mempertanyakan nasib konsumen yang telah membeli unit.
Sebelumnya, unggahan serupa juga sempat viral di media sosial yang menyoroti pembangunan LRT City Cibubur. PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) buka suara setelah muncul keluhan dari konsumen proyek LRT City yang disampaikan melalui media sosial terkait perkembangan pembangunan.
Akui Perhatian Publik soal Kecepatan Pembangunan Farid mengatakan, perseroan memahami adanya perhatian dari berbagai pihak terkait kecepatan pembangunan proyek tersebut.
Menurut dia, kondisi itu menjadi perhatian serius manajemen. “Perseroan memahami adanya perhatian dari berbagai pihak terkait kecepatan pembangunan, dan hal tersebut menjadi perhatian serius manajemen,” ujar Farid, Jumat (17/7/2026).
Ia menegaskan, perusahaan tetap berkomitmen untuk melanjutkan proyek dengan mempertimbangkan keberlanjutan pembangunan serta kepastian bagi seluruh pemangku kepentingan.
Upayakan Berbagai Skema Pendanaan Farid mengatakan, perseroan saat ini terus mengupayakan berbagai langkah agar pembangunan proyek dapat diteruskan secara berkelanjutan. Beberapa upaya yang tengah dilakukan antara lain menunggu realisasi pendanaan yang dinilai paling tepat, menjajaki kerja sama dengan mitra strategis untuk skema pembangunan, termasuk kemungkinan menggunakan sistem turnkey, serta mengupayakan kepastian dukungan dari sektor perbankan.
Selain itu, manajemen ADCP juga terus melakukan komunikasi dan penjajakan secara aktif dengan berbagai pihak untuk membuka peluang pendanaan. “Manajemen Perseroan tetap berkomitmen untuk terus melakukan komunikasi dan penjajakan secara aktif dengan banyak pihak agar seluruh opsi pendanaan dapat terbuka, sehingga proyek dapat dilanjutkan secara bertanggung jawab dan memberikan kepastian jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Farid. (kompas*)












