JAGABERITA.ID – Musibah kebakaran menimpa sebuah kandang ayam di Dukuh Gendon, RT 03/RW 03, Desa Genengan, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (25/8/2026) siang. Kebakaran tersebut menyebabkan sekitar 15.000 ekor ayam berusia 14 hari mati. Sedangkan kerugian material pemilik kandang diperkirakan mencapai Rp 1,2 miliar.
Kapolsek Jumantono, AKP Eko Budi Hartono mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.35 WIB. Kandang ayam yang terbakar berukuran sekitar 9 meter x 60 meter.
Kebakaran pertama kali diketahui Prapto Susanto (49) dan Fajar Radiatul Abidin (21) yang berada di sekitar lokasi. Keduanya mendengar suara letupan kecil dari dalam kandang.
“Kami mendapatkan laporan adanya kebakaran dengan objek kandang ayam di Desa Genengan, Kecamatan Jumantono,” kata Eko.
Setelah mendengar suara letupan atau bunyi pletok-pletok, Prapto dan Fajar kemudian membuka pintu kandang. Saat itu, asap sudah terlihat mengepul dari dalam kandang.
Api kemudian dengan cepat membakar seluruh bagian kandang. Kobaran api juga membuat ribuan ayam yang berada di dalam kandang tidak dapat diselamatkan.
Kandang tersebut diketahui milik Setyatmoko (56), warga Dukuh Panderejo, RT 001/RW 009, Desa Matesih, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar.
“Diperkirakan kebakaran terjadi karena korsleting jaringan listrik yang berada di dalam kandang. Kerugian material mencapai sekitar Rp 1,2 miliar,” jelas Eko.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Polisi masih melakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran. (beritasatu*)












