BeritaOlahraga

Jakarta Pertamina Enduro Tantang Phonska Plus di Grand Final Proliga 2026

3
×

Jakarta Pertamina Enduro Tantang Phonska Plus di Grand Final Proliga 2026

Sebarkan artikel ini

JAGABERITA.ID – Tim Jakarta Pertamina Enduro memastikan langkah ke babak grand final Proliga 2026. Itu dipastikan setelah mereka mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan 3-0. Kemenangan telak atas Popsivo dengan skor 25-16, 25-14, 25-16. Dan hasil ini sekaligus mengantarkan Megawati dkk ke grand final Proliga 2026 usai melakoni pertandingan Seri Semarang babak Final Four di GOR Jatidiri, Sabtu (18/4/2026)

Chef de Mission Jakarta Pertamina Enduro Werry Prayogi mengatakan, kemenangan ini sebagai tren peningkatan performa tim menjelang fase paling krusial.

“Tim menunjukkan level permainan yang kami harapkan di Final Four. Eksekusi berjalan disiplin, terutama dalam menjaga tekanan sejak awal dan mengontrol jalannya pertandingan. Dengan ini target kami untuk lolos ke grand final tercapai,” ujar Werry.

Jakarta Pertamina Enduro tampil dominan sejak awal pertandingan. Tekanan servis langsung memutus pola serangan lawan, sementara organisasi blok-defense mampu meredam upaya Popsivo untuk keluar dari tekanan.

Performa lini serang yang dipimpin Irina Voronkova menjadi pembeda, didukung koordinasi blok yang solid dalam menutup ruang serangan lawan. Keunggulan sejak awal set pertama mampu dijaga hingga akhir pertandingan, dengan kontrol tempo permainan yang konsisten di setiap set.

Pelatih JPE Bulent Karslioglu menyebut kemenangan ini tetap menyisakan ruang evaluasi.

“Kami bermain dengan intensitas yang baik dan cukup dominan, tetapi masih ada detail yang perlu diperbaiki. Kondisi pertandingan juga cukup menantang dan memengaruhi ritme permainan,” ujar Bulent.

“Kami harus bisa beradaptasi lebih baik karena di fase final, kondisi seperti ini tidak bisa dijadikan alasan Kami akan fokus memastikan tim berada dalam kondisi terbaik untuk grand final,”katanya.

Sementara itu, Kapten Jakarta Pertamina Enduro, Tisya Amallya Putri menilai kedisiplinan tim tetap perlu dijaga terutama pada fase-fase akhir musim.

“Kami senang bisa mengamankan tiket grand final. Sebagai tim, kami sudah menunjukkan bahwa kami bisa bermain solid dan saling support di situasi sulit. Tetapi pekerjaan kami belum selesai,” terang Tisya.

“Kami fokus menjaga energi dan kepercayaan diri ini, serta tetap disiplin dengan sistem yang sudah kami bangun,” tuturnya.

Pekan ini, JPE masih harus menghadapi Gresik Petrokimia Phonska Plus Pupuk Indonesia pada 19 April 2026 dalam laga terakhir Seri Semarang. Tim akan memaksimalkan waktu persiapan untuk memastikan performa optimal di laga puncak. (dtk*)