BeritaDaerahPeristiwa

Calon Taruna Asal Makassar Meninggal di Akpol Semarang

15
×

Calon Taruna Asal Makassar Meninggal di Akpol Semarang

Sebarkan artikel ini
Gerbang Akpol Semarang
Gerbang Akpol Semarang

JAGABERITA.ID – Seorang calon Bhayangkara Taruna (Cabhatar) berinisial AMM (19) ditemukan dalam kondisi terluka di lingkungan Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Kamis (30/7/2026) malam.

Cabhatar asal Makassar tersebut kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Akpol Semarang untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, nyawanya tidak tertolong. AMM dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan.

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 19.30 di area luar (outdoor) sekitar Gedung Werving Hoegeng, Kompleks Akpol, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Yuliyanto membenarkan kejadian tersebut.

“Memang benar pada Kamis (30/7/2026) sekira pukul 19.30, almarhum ditemukan di Lingkungan Akpol dalam kondisi luka,” ujar Kombes Pol Yuliyanto, Jumat (31/7/2026).

Setelah ditemukan, AMM langsung dibawa ke RS Akpol untuk mendapatkan penanganan medis.

“Korban kemudian dibawa ke RS Akpol untuk dilakukan penanganan secara medis. Namun yang bersangkutan tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal,” jelasnya.

Polisi Selidiki Penyebabnya

Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki penyebab AMM ditemukan dalam kondisi terluka.

Polda Jateng telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.

Penyidik juga menggali keterangan dari rekan-rekan korban, termasuk mereka yang menemukan AMM, mengetahui kondisi korban sebelumnya, maupun yang sempat berinteraksi dengannya.

“Saat ini petugas kami sedang melakukan penyelidikan dengan menggali keterangan teman-temannya yang menemukan, yang mengetahui sebelumnya, maupun yang sempat berinteraksi dengan korban,” ujar Kombes Pol Yuliyanto.

Polisi belum dapat memastikan apa yang menyebabkan korban mengalami luka hingga akhirnya meninggal dunia.

Termasuk dugaan apakah korban terjatuh atau mengalami kejadian lain, masih dalam proses penyelidikan.

“Kami belum tahu yang bersangkutan mengapa bisa ditemukan dalam kondisi seperti itu,” katanya.

Untuk mengetahui penyebab kematian, kepolisian juga masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari dokter.

“Pemeriksaan secara mendalam masih dilakukan oleh tim medis, sehingga kami belum bisa menyimpulkan apakah karena terjatuh atau penyebab lainnya,” pungkasnya. (tribunjateng*)