BeritaDaerah

Bahayakan Pengguna, Dishub Kota Semarang Turun Tangan Perbaiki JPO Pasar Bulu Semarang

8
×

Bahayakan Pengguna, Dishub Kota Semarang Turun Tangan Perbaiki JPO Pasar Bulu Semarang

Sebarkan artikel ini
Beberapa petugas Dinas Perhubungan Kota Semarang mengganti alas papan dengan yang baru di bagian anak tangga jembatan penyeberangan orang (JPO) Pasar Bulu yang sudah lama rusak, baru-baru ini.
Beberapa petugas Dinas Perhubungan Kota Semarang mengganti alas papan dengan yang baru di bagian anak tangga jembatan penyeberangan orang (JPO) Pasar Bulu yang sudah lama rusak, baru-baru ini.

JAGABERITA.ID – Kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Kota Semarang saat ini membahayakan pengguna, terutama di JPO Karangayu dan JPO Pasar Bulu. Kedua, JPO di Jalan Jenderal Soedirman tersebut banyak papan yang berlobang dan bagian atapnya rusak. Padahal fungsi fasilitas publik itu sangat penting untuk meningkatkan keselamatan pejalan kaki yang menyeberang, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang melaksanakan perbaikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di kawasan Pasar Bulu, baru-baru ini.

Perbaikan dilakukan sebagai langkah responsif untuk meningkatkan standar keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki, disisi lain tingginya aktivitas masyarakat dan pengunjung pasar yang setiap hari memanfaatkan JPO tersebut untuk menyeberang jalan.

Dalam proses pengerjaan, tim teknis Dishub Kota Semarang melakukan perbaikan pada bagian anak tangga JPO Pasar Bulu yang mengalami kerusakan. Pekerjaan meliputi penguatan struktur serta penggantian sejumlah pijakan tangga menggunakan material baru guna memastikan kondisi jembatan kembali kokoh, stabil, dan aman digunakan oleh masyarakat.

Staf Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Semarang, Angga Sumanjaya, menjelaskan, bahwa kegiatan pemeliharaan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap keselamatan pengguna jalan, khususnya pejalan kaki.

“Perbaikan ini kami lakukan untuk memastikan fasilitas penyeberangan dapat digunakan dengan aman dan nyaman oleh masyarakat. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama kami,” ujarnya, Jumat (5/6).

Dinas Perhubungan Kota Semarang berharap proses perbaikan dapat selesai sesuai jadwal sehingga JPO Pasar Bulu dapat kembali dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sebagai sarana penyeberangan yang aman, nyaman, dan layak digunakan.

Sehubungan dengan berlangsungnya pekerjaan tersebut, Dinas Perhubungan Kota Semarang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan masyarakat selama proses perbaikan berlangsung.

Sebelumnya, selain JPO Pasar Bulu kondisi serupa juga nampak di JPO Karangayu, Semarang Barat, kerusakan terjadi pada beberapa bagian jembatan.

Selain besi di beberapa bagian sudah terlihat berkarat, sebagian papan alas jembatan juga mulai berlubang dan banyak bautnya yang terlepas. Ketika dilintasi warga jembatan tersebut terasa bergoyang. Padahal jembatan itu cukup vital bagi warga, khususnya bagi yang akan ke Pasar Karangayu melewati di atas ruas jalan Jenderal Soedirman tersebut.

Salah satu warga, Diah mengatakan, dirinya sering melintasi jembatan ini saat akan membeli berbagai bahan kebutuhan di Pasar Karangayu, biar lebih cepat daripada jika harus memutar tidak melewati jembatan. Dia mengakui, kondisi jembatan Karangayu, terutama papan alas jembatan mulai berlubang dan banyak baut yang terlepas. Kalau diinjak badan ikut goyang, jadi merasa khawatir jatuh saat lewat.

“Apalagi kalau pas bersamaan melintas dengan lainnya, seperti anak-anak, dewasa dan lansia tambah ekstra hati-hati kalau lewat,” ujarnya, saat ditemui di lokasi, .

Karena itu, dia meminta Pemerintah Kota Semarang untuk segera bisa memperbaikinya, agar jembatan aman saat digunakan warga.

“Kalau diperbaiki tidak bikin was-was lagi saat jalan di jembatan. Semoga harapan warga terutama pejalan kaki yang biasanya lewat jembatan ini direspon cepat oleh pemkot,”harapnya. (yuli)