JAGABERITA.ID – Tumpahan minyak dari kapal minyak atau tanker yang diyakini terkait dengan Rusia dilaporkan telah mencapai garis pantai Oman. Otoritas lingkungan Oman mengatakan kebocoran tersebut kini mencemari pantai di daratan utama negara Teluk Arab tersebut.
Minyak mentah bocor dari tanker Caroline Bezengi yang terdampar di lepas pantai Oman. Kapal yang dikenai sanksi dan diyakini merupakan bagian dari “armada bayangan” Rusia itu dilaporkan membawa hampir 1 juta barel minyak ketika terjadi ledakan pada Juni lalu, Jumat (14/8/2026).
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut. Penyebab ledakan juga masih belum diketahui. Insiden ini terjadi di tengah konflik AS-Israel dengan Iran dan ketegangan Tiimur Tengah masih berlangsung.
Para ahli lingkungan mengatakan tumpahan minyak dalam beberapa pekan terakhir menyebar dengan cepat dari kapal tanker yang sebagian tenggelam di lepas pantai Pulau Qabiliyah. Kondisi tersebut mengancam kawasan konservasi laut di sekitar pulau tersebut.
Berdasarkan foto satelit terbaru, tumpahan minyak telah menyebar hingga mencakup area lebih dari 600 kilometer persegi. Penyebaran tersebut dipengaruhi angin dan arus laut yang kuat selama musim monsun.
Otoritas Lingkungan Oman, yang terus memantau kebocoran tersebut, mengatakan Pantai Ras Madrakah di daratan Oman juga telah terkontaminasi. Pantai tersebut berada sekitar 200 kilometer di sebelah utara Pulau Qabiliyah. (beritasatu*)












