BeritaDaerahPeristiwa

TNI-Polri Buru KKB Tewaskan Empat Pekerja Proyek Jalan di Tolikara

13
×

TNI-Polri Buru KKB Tewaskan Empat Pekerja Proyek Jalan di Tolikara

Sebarkan artikel ini
Kapendam XVII Cendrawasih Kol Inf Tri Purwanto
Kapendam XVII Cendrawasih Kol Inf Tri Purwanto

JAGABERITA.ID – Aparat gabungan TNI dan Polri memburu kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap pekerja proyek pembangunan jalan di Distrik Wokini, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan. Insiden yang terjadi pada Minggu (2/8/2026) malam itu mengakibatkan empat pekerja meninggal dunia.

Pengejaran dilakukan untuk mengungkap pelaku sekaligus menjaga situasi keamanan di wilayah tersebut setelah serangan yang menyasar warga sipil yang tengah bekerja dalam proyek pembangunan infrastruktur.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Infanteri Tri Purwanto, mengatakan operasi pengejaran melibatkan personel TNI dan Polri.

Menurutnya, aparat mengejar kelompok yang diduga dipimpin Botak Wanimbo dan Teranus Enumbi, yang disebut terlibat dalam penyerangan terhadap kamp pekerja PT SHJ.

“Pengejaran dilakukan terhadap KKB pimpinan Botak Wanimbo dan kelompok Teranus Enumbi yang menyerang pada Minggu malam hingga menewaskan karyawan PT SHJ,” ujar Tri Purwanto di Jayapura, Senin (3/8/2026).

Berdasarkan laporan yang diterima, penyerangan terjadi ketika para pekerja sedang beristirahat di kamp proyek.

Sejumlah pekerja yang berada di ruangan berbeda dilaporkan berhasil menyelamatkan diri dari serangan tersebut.

Tri Purwanto menjelaskan tiga pekerja berhasil melarikan diri menuju Mulia sambil membawa jenazah tiga rekan mereka yang menjadi korban.

Empat Korban Telah Teridentifikasi

Aparat telah mengidentifikasi empat korban meninggal dunia dalam insiden tersebut, termasuk satu jenazah yang telah dievakuasi ke Karubaga, ibu kota Kabupaten Tolikara. Keempat korban, yakni Arman Sibarani, Erlin Aritonang, Alfons, dan Barengga.

Seluruh korban merupakan pekerja proyek pembangunan jalan yang dikerjakan oleh PT SHJ dalam proyek milik Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Papua Tengah.

Kodam XVII/Cenderawasih mengecam keras aksi kekerasan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dari kalangan pekerja sipil.

Menurut Tri Purwanto, para korban tengah menjalankan pekerjaan pembangunan infrastruktur yang ditujukan untuk mendukung kepentingan masyarakat di Papua.

“Kodam XVII/Cenderawasih mengecam keras aksi kekerasan yang dilakukan KKB karena telah merenggut nyawa warga sipil yang bekerja membangun infrastruktur bagi kepentingan masyarakat di Tanah Papua,” tegasnya.

Hingga kini, aparat gabungan masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta memperkuat pengamanan di sekitar lokasi kejadian guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan lanjutan. (beritasatu*)