JAGABERITA.ID – Lapas Perempuan Semarang menerima kunjungan studi ketahanan pangan dari Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Semarang. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung berbagai program ketahanan pangan yang telah dikembangkan di lingkungan lapas.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan Rudenim Semarang meninjau greenhouse budidaya melon yang menjadi program unggulan Lapas Perempuan Semarang. Selain itu, mereka juga melihat pemanfaatan lahan terbatas untuk budidaya tanaman hortikultura serta peternakan ayam petelur yang mendukung program ketahanan pangan.
Menariknya, pengelolaan greenhouse dan sarana ketahanan pangan tersebut dilakukan oleh warga binaan yang telah mendapatkan pelatihan dan pendampingan dari Lapas Perempuan Semarang. Melalui program pembinaan ini, warga binaan dibekali keterampilan pertanian sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat.
Kepala Lapas Perempuan Semarang, Darmalingganawati, mengatakan bahwa program ketahanan pangan tidak hanya bertujuan menghasilkan produk pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian warga binaan.
“Program ini merupakan upaya kami untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan yang optimal,” ujar Darmalingganawati, Kamis (5/6/2026).
Program ketahanan pangan yang dikembangkan Lapas Perempuan Semarang selaras dengan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam penguatan ketahanan pangan serta pemberdayaan warga binaan melalui kegiatan yang produktif dan berkelanjutan.
Suasana kunjungan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Rombongan Rudenim Semarang mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan Lapas Perempuan Semarang, khususnya keberhasilan budidaya melon yang menjadi contoh pemanfaatan lahan secara optimal di lingkungan pemasyarakatan.
Lapas Perempuan Semarang berharap kegiatan studi ini dapat menjadi sarana bertukar pengalaman dan pengetahuan antar satuan kerja, sekaligus mendorong pengembangan program ketahanan pangan yang inovatif, produktif, dan bermanfaat bagi pembinaan warga binaan. (yuli)












