BeritaPeristiwa

Waketum PSI Bro Ron Ditonjok Dua Pria di Menteng Jakpus

9
×

Waketum PSI Bro Ron Ditonjok Dua Pria di Menteng Jakpus

Sebarkan artikel ini

JAGABERITA.ID – Kejadian yang tak mengenakan dialami Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald A Sinaga atau yang akrab disapa Bro Ron, dirinya mendadak ditonjok oleh dua orang pria yang tak dikenal, pada Senin (4/5/2026) malam. Dirinya pun menjelaskan kronologi pemukulan yang menimpa dirinya di Menteng, Jakarta Pusat, malam itu.

Semula, Ronald menemani karyawan PT SKS untuk beraudiensi ke kantor firma hukum MPP di Jalan Soeroso, Cikini, Kecamatan Menteng. Menurut Ronald, ia diajak karena dianggap mengenal pimpinan kantor MPP.

“Kenapa ajak saya? Karena pimpinan kantor hukum MPP ini adalah mantan partner saya tahun lalu. Dan saya diminta bantu mediasi,” ujar Ronald saat dikonfirmasi Kompas.com lewat pesan singkat, Selasa (5/5/2026).

Audiensi juga dilakukan bersamaan dengan aksi karyawan PT SKS di depan gedung kantor MPP. Tiba-tiba, datang tiga orang yang tidak dikenal sekitar pukul 18.00 WIB. “Mereka bilang mereka disitu sebagai pengamanan kantor dan meminta untuk semua keluar dari gedung. Kalau mau aksi di luar gedung saja,” lanjutnya.

Setelahnya, terjadi adu mulut antara tiga orang pria tidak dikenal, karyawan PT SKS dan Ronald. Menurut Ronald, tiga pria berhasil dipukul mundur oleh anggota Polsek Menteng yang sudah terlebih dulu hadir di lokasi.

“Dipukul mundur maksudnya dikawal turun melalui lift, entah diusir atau dikawal sampai lobi gedung,” kata Ronald. Sekitar 15 menit kemudian, tiga orang pria naik kembali ke lantai 4 yang merupakan lokasi Kantor MPP.

Perselisihan pun kembali terjadi sekitar 10 detik. Tiba-tiba dua pria memukul dirinya. “Terjadilah pemukulan seperti di video, 2 orang yang mukul,” tutur Ronald.

Ia menduga, setelah dikawal oleh anggota Polsek Menteng untuk turun ke bawah, ketiga pria sengaja naik kembali untuk membuat onar.

Ronald pun menyayangkan pemukulan dan perselisihan terjadi di depan anggota kepolisian dan Babinsa.

“Di depan anggota Polsek Menteng dan Babinsa, mereka berani melakukan kekerasan,” katanya. Usai kejadian, Ronald segera melapor ke Polsek Menteng.

Ia pun sempat mendapat penanganan medis di RSCM, Jakarta Pusat setelah kejadian karena menderita luka pada pelipis mata. Pada Senin malam, bagian luka belum sempat mendapat jahitan dan hanya dibalut dengan kasa. “Semalam tidak jahit di RSCM setelah visum karena langsung balik ke Polsek untuk pemeriksaan,” imbuh Ronald.

Ia pun mengonfirmasi bahwa darah masih mengalir dari pelipis matanya. Hal itu terlihat dari kain kasa yang dipakainya berwarna merah pada Selasa. “Semalam sebelum pulang kasa bersih. Pagi ini bangun kasa sudah merah semua,” ujar Ronald. “Ini mau ke RS lagi untuk jahit pelipis mata,” tambahnya.

Pelaku pemukulan ditangkap polisi Diberitakan sebelumnya, polisi menangkap dua pria yang memukul Waketum PSI, Ronald A Sinaga di Menteng, Jakarta Pusat. Pemukulan terhadap Ronald viral pada Selasa (5/5/2026), setelah diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni dalam akun Instagram resminya @ahmadsahroni88. Dalam video peristiwa, terlihat seorang pria berbaju krem mengajak bicara Ronald.

Namun, Ronald tampak menghindari pria itu. Tiba-tiba seorang pria lain berbaju hitam memukul wajah Bro Ron.

Pria berbaju krem pun terlihat menghampiri Ronald. Mereka terlihat hendak menyerang Ronald.

Namun, aksi beberapa orang yang ada di lokasi segera melerai ketiga pria itu. Terlihat satu aparat TNI yang ikut melerai. (kompas*)