BeritaPeristiwa

Prajurit UNIFIL dari Indonesia yang Gugur di Lebanon Bertambah Jadi Empat Orang

12
×

Prajurit UNIFIL dari Indonesia yang Gugur di Lebanon Bertambah Jadi Empat Orang

Sebarkan artikel ini

JAGABERITA.ID – Total sebanyak empat prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda (Konga) TNI di misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) gugur di Lebanon. Jumlah tersebut terkonfirmasi usai UNIFIL mengumumkan bahwa Praka Rico Pramudia meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif akibat serangan di Lebanon Selatan pada akhir 29 Maret 2026.

Dalam pernyataan UNIFIL menyampaikan Praka Rico (31), wafat usai dirawat selama hampir sebulan di satu rumah sakit di Beirut karena luka parahnya itu. “UNIFIL prihatin atas wafatnya Praka Rico Pramudia, yang terluka parah akibat sebuah ledakan proyektil di markasnya di Adchit Al Qusayr pada 29 Maret malam,” kata UNIFIL, Jumat (24/4/2026).

Berdasarkan informasi dari Markas Besar (Mabes) TNI, saat itu empat prajurit TNI menjadi korban dalam serangan.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah mengatakan, mereka adalah Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, Praka Farizal Rhomadhon, dan Praka Arif Kurniawan. “Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur, Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis,” terangnya.

Insiden berikutnya terjadi sehari kemudian, di mana dua prajurit TNI gugur di tengah eskalasi konflik di wilayah tersebut, antara Lebanon dan Israel.

Dalam insiden tersebut (pada 30 Maret 2026) dua prajurit TNI dilaporkan gugur, sementara dua prajurit lainnya mengalami luka berat,” tambah dia. Terbaru, tiga prajurit TNI yang telah gugur sebelum Praka Rico Pramudia telah dikebumikan secara militer. (kompas*)