BeritaEkonomiPendidikan

Menaker Yassierli Akan Perkuat Pelatihan Bahasa untuk Program Magang ke Jepang

9
×

Menaker Yassierli Akan Perkuat Pelatihan Bahasa untuk Program Magang ke Jepang

Sebarkan artikel ini

JAGABERITA.ID – Negara Jepang masih menjadi negara tujuan utama program magang bagi tenaga kerja Indonesia. Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli, menjelaskan, bahwa meski menjadi tujuan utama, tenaga kerja yang akan magang masih ada kendala berupa penguasaan bahasa.

“Untuk Jepang, rata-rata hampir 20.000 peserta dalam satu tahun. Tantangannya memang adalah di bahasa,” ujar Yassierli saat ditemui di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kota Bekasi, Rabu (8/4/2026).

Ia mengatakan, keberhasilan penempatan tenaga kerja ke Jepang akan dijadikan acuan untuk memperluas peluang ke negara lain. “Kami ingin best practice dari Jepang inilah yang nanti akan dijadikan sebagai acuan. Misalnya untuk ke Australia, Korea, Rusia, beberapa negara Timur Tengah, Taiwan, dan seterusnya,” tambah Yassierli.

Menurut dia, tingginya minat dan penempatan ke Jepang menunjukkan peluang besar bagi tenaga kerja Indonesia untuk berkembang di kancah internasional. Namun, sejumlah kendala di lapangan masih menjadi pekerjaan rumah bagi Kementerian Ketenagakerjaan untuk segera diselesaikan, terutama terkait kemampuan bahasa peserta.

“Nanti bagaimana kami di balai-balai juga bisa membuat pelatihan-pelatihan bahasa bisa lebih efektif,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan pelatihan bahasa menjadi salah satu fokus pemerintah agar peserta magang lebih siap bersaing dan beradaptasi di negara tujuan. “Dan ini juga sebenarnya sudah diinstruksikan oleh Pak Presiden,” jelasnya. (kompas*)