BeritaEkonomiGaya HidupPendidikan

Moment Libur Sekolah, Pengguna Whoosh Melonjak Hingga 26,5 Persen

24
×

Moment Libur Sekolah, Pengguna Whoosh Melonjak Hingga 26,5 Persen

Sebarkan artikel ini
Penumpang bersiap naik Whoosh
Penumpang bersiap naik Whoosh

JAGABERITA.ID – Kereta api cepat Whoosh mencatat lonjakan jumlah penumpang selama periode libur sekolah 2026. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) melaporkan sebanyak 573.780 penumpang menggunakan layanan kereta cepat Whoosh sepanjang 13 Juni hingga 12 Juli 2026, atau meningkat sekitar 26,5 persen dibandingkan hari biasa.

Peningkatan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat memanfaatkan Whoosh sebagai moda transportasi untuk perjalanan Jakarta-Bandung selama masa liburan.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa mengatakan, rata-rata jumlah penumpang harian meningkat dari sekitar 16.000–18.000 orang menjadi 20.000–23.000 orang selama periode libur sekolah.

“Dengan waktu tempuh yang singkat, kemudahan konektivitas ke berbagai moda lanjutan, serta akses menuju beragam destinasi wisata di Jakarta dan Bandung, Whoosh menjadi solusi mobilitas yang praktis selama periode libur sekolah,” ujar Eva Chairunisa, Rabu (15/7/2026).

KCIC mencatat volume penumpang tertinggi terjadi pada 3 Juli 2026, dengan jumlah mencapai 23.408 penumpang dalam satu hari.

Tingginya angka tersebut mencerminkan meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan Whoosh untuk berbagai keperluan, mulai dari wisata hingga perjalanan keluarga.

Selama periode 13 Juni hingga 12 Juli 2026, rute Halim–Padalarang menjadi relasi dengan jumlah penumpang terbanyak, yakni 206.009 orang. Sementara rute Padalarang–Halim melayani 199.886 penumpang.

Adapun relasi Halim–Tegalluar Summarecon melayani 70.803 penumpang, sedangkan Tegalluar Summarecon–Halim mencatat 62.074 penumpang.

Selain perjalanan utama Jakarta-Bandung, Whoosh juga semakin banyak dimanfaatkan untuk perjalanan jarak pendek. Relasi Karawang–Halim (PP) melayani 13.214 penumpang, sedangkan Padalarang–Tegalluar Summarecon (PP) mencatat 16.758 penumpang.

Data tersebut menunjukkan Whoosh tidak hanya menjadi pilihan untuk perjalanan antarkota, tetapi juga mendukung mobilitas masyarakat di sepanjang koridor layanan.

Dari sisi keberangkatan, Stasiun Halim menjadi stasiun tersibuk dengan melayani 283.427 penumpang selama periode libur sekolah.

Sementara itu, Stasiun Padalarang berada di posisi kedua dengan total 206.992 penumpang, menandakan tingginya aktivitas perjalanan di koridor Jakarta-Bandung.

Eva menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mempercayakan perjalanan mereka kepada Whoosh selama musim liburan.

“KCIC mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih Whoosh selama periode libur sekolah. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar Whoosh tetap menjadi pilihan utama untuk perjalanan Jakarta-Bandung dan sebaliknya yang cepat, nyaman, aman, dan tepat waktu,” pungkasnya. (beritasatu*)