BeritaDaerahPeristiwa

Belum Tersentuh Perbaikan, Talud Longsor di Ruas Jalan Kencana Candi Raya Perum Pasadena Makin Melebar

18
×

Belum Tersentuh Perbaikan, Talud Longsor di Ruas Jalan Kencana Candi Raya Perum Pasadena Makin Melebar

Sebarkan artikel ini

JAGABERITA.ID – Kondisi talud ambrol di ruas Jalan Kencana Candi Raya, Perumahan Pasadena, Kecamatan Kalipancur, Ngaliyan yang sampai sekarang belum dilakukan perbaikan membuat longsoran makin melebar dan parahnya lagi, terlihat mulai menggerus bagian badan jalan tersebut. Dikhawatirkan, jika kondisi ini dibiarkan terus, bisa membuat akses jalan lumpuh serta  membahayakan pengguna jalan.

Salah satu warga sekitar, Haryanto menjelaskan, bahwa longsoran talud makin parah, semakin hari bagian longsornya bertambah panjang karena besarnya tekanan dari kendaraan yang masih melintas di jalan tersebut. ” Talud ambrol, yang tadinya tidak sampai 10 meter, sekarang tambah menjadi lebih 20 meter. Karena beban dari kendaraan yang lewat di jalan itu besar, jadi membuat longsoran tambah lebar,”ujarnya, Senin (5/10/2026).

Warga berharap, kondisi talud ambrol dengan lebar sekitar tiga meter dan ketinggian mencapai lima meter bisa ditangani secepatnya dari pemerintah kota Semarang, melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Disamping itu, kejadian talud longsor tersebut juga mendapat sorotan dari anggota DPRD Kota Semarang, Mualim. Menurut Mualim, pihaknya sempat melaporkan kepada Walikota Semarang, dan Dinas teknis terkait, mengenai ambrolnya talud jalan yang dikeluhkan warga. “Kami minta ambrolnya talud bisa ditangani secepatnya. Takutnya semakin lama jadi tambah parah, kan mengingat tidak lama lagi memasuki musim hujan,”ujarnya, saat ditemui dalam kegiatan kerjabakti di lokasi talud longsor, beberapa waktu lalu.

Mualim, berharap talud ambrol secepatkan ditangani, dan untuk sementara ini warga sudah membersihkan sisa material longsor dan membersihkan rumput di sekitar lokasi. “Masyarakat bergotong- royong menangani sementara agar gerakan tanah tidak makin melebar, di dekat longsoran sudah diberi tali pembatas agar tidak membahayakan pengendara yang melintas. Kami minta segera dilakukan perbaikan, kerjabakti warga ini sifatnya hanya melakukan penanganan sementara, membersihkan dan menaikkan sisa material yang ambrol ke lokasi yang lebih aman,”paparnya.

Mualim menilai, kondisi talud perlu segera ditangani, karena mengkhawatirkan masyarakat.” Jika tidak direspon cepat, warga pun was -was akses jalan umum bisa lumpuh, kalau dibiarkan dalam waktu lama akan putus total. Apalagi, makin hari sudah makan jalan aspal, ini membahayakan pengguna, yang juga dilalui truk muatan barang yang makin memperparah kondisi jalan ambrol,”pungkasnya. (Yuli)