JAGABERITA.ID – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memastikan bahwa tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Minas Gerais, Brasil, Rabu (25/2/2026).
“KBRI Brasilia juga telah menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI di Brasil agar meningkatkan kewaspadaan, mengutamakan keselamatan, dan menjaga komunikasi dengan KBRI Brasilia,” ujar Plt Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemenlu Heni Hamidah, Jumat (27/2/2026).
Heni menyebutkan, setidaknya sudah ada 304 WNI yang telah melaporkan diri setelah terjadinya bencana tersebut.
Sementara itu, ia mengatakan, otoritas setempat menyebut setidaknya ada 46 orang dinyatakan meninggal dunia akibat bencana ini.
Sementara ribuan warga terpaksa mengungsi akibat kerusakan rumah dan risiko bencana susulan,” papar Heni.
Adapun korban hilang dan meninggal dunia disebabkan oleh tanah longsor yang menghancurkan sejumlah rumah. Upaya pencarian korban masih terus dilakukan, sementara sejumlah besar warga masih terjebak di rumah-rumah yang terendam banjir
Badan cuaca setempat memperkirakan hujan akan terus mengguyur wilayah itu hingga Jumat. Februari menjadi bulan terbasah dalam sejarah di Kota Juiz de Fora dengan curah hujan mencapai 584 milimeter, dua kali lipat rata-rata bulanan.
Hujan deras mulai mengguyur pada Senin dan berlanjut sepanjang malam.
Saat ketinggian air naik pada Selasa dini hari, Wali Kota Juiz de Fora, Margarida Salomao, menetapkan sebagai keadaan darurat. Langkah itu diambil agar pendanaan dan sumber daya federal segera turun. (kompas*)












