JAGABERITA.ID – Kebakaran melanda tempat pembuangan akhir (TPA) Ciniru di Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rabu (12/8/2026). Kobaran api mulai terlihat sejak dini hari itu terus meluas hingga area yang terbakar diperkirakan telah mencapai dua hektare.
Api membakar tumpukan sampah di kawasan TPA yang memiliki luas sekitar 5,5 hektare. Hembusan angin kencang membuat kobaran api cepat membesar dan merembet ke sejumlah bagian tumpukan sampah.
Asap hitam pekat membumbung tinggi dan menyelimuti kawasan sekitar TPA. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan ekstra dari petugas gabungan.
Petugas dari UPTD Pemadam Kebakaran, BPBD, TNI, Polri, dan relawan dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api. Sejumlah armada pemadam dari berbagai sKebakaran TPA Ciniru Kuningan Meluas hingga Dua Hektareektor juga ditambah untuk mempercepat proses pemadaman.
Kepala UPTD Pengelolaan Sampah TPA Ciniru, Aman mengatakan api pertama kali diketahui sekitar pukul 05.00 WIB dini hari. Kobaran api kemudian cepat membesar akibat kondisi angin yang cukup kencang.
“Api mulai terlihat sekitar pukul lima pagi. Karena angin cukup kencang, api kemudian cepat membesar dan merembet ke tumpukan sampah lainnya,” ujar Aman kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).
Petugas masih berjibaku memadamkan api sekaligus melokalisasi titik-titik kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kobaran api meluas ke area TPA lainnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana mengatakan, luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar dua hektare. Personel, relawan, dan armada terus ditambah untuk mempercepat penanganan kebakaran.
“Sampai siang ini, luas area yang terbakar diperkirakan sekitar dua hektare. Personel dan armada terus kami tambah untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merembet lebih luas,” katanya.
Petugas juga memantau sejumlah titik yang masih berpotensi kembali terbakar. Tumpukan sampah yang mudah terbakar serta hembusan angin menjadi tantangan dalam proses pemadaman.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran TPA Ciniru belum diketahui. Petugas masih fokus melakukan pemadaman dan mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali kobaran api. (beritasatu*)












