JAGABERITA.ID – Salah satu aparatur sipil negara (ASN), Agus, menceritakan pengalamannya menyelamatkan diri dari kebakaran Gedung D Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
“Saya langsung turun lewat pintu darurat selamatkan diri,”kata Agus
Agus menceritakan dirinya pada saat itu berada di lantai tiga Gedung D yang sedang melaksanakan rapat bersama puluhan ASN lainnya.
Kebakaran mulai disadari sekira pukul 13.30 WIB saat asap tiba-tiba muncul dari salah satu ruangan di lantai gedung.
Ia pun langsung menyelamatkan diri dengan membawa barang pribadi, termasuk laptop.
Agus turun melalui tangga darurat hingga menimbulkan kepanikan di kalangan pegawai yang sedang bekerja.
Namun, akses tangga darurat sudah dipenuhi asap dan api di bagian bawah gedung, sehingga sebagian orang terpaksa mencari jalur keluar alternatif, termasuk melalui selasar dan jendela.
“Saat turun, api sudah ada di bawah. Kami langsung terobos karena tidak ada jalan lain,” kata dia.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti sumber awal api dalam peristiwa tersebut.
“Enggak ada yang tahu apa penyebab kebakaran. Saya jujur baru pertama kali merasakan kebakaran ini,” paparnya.
Saat ditanya apakah besok tetap masuk seperti biasa, ia belum mengetahui secara pasti.
“Belum tahu, nunggu arahan,” kata Agus.
Kebakaran yang terjadi di Gedung D merupakan bagian dari kompleks Kementerian Dalam Negeri terdiri dari lima gedung, yakni Gedung A hingga E.
Sebanyak 75 personel atau 19 unit Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan memadamkan kebakaran di Gedung D, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Direktorat Jenderal Kependekan dan Pencatatan Sipil, di Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel).
Laporan kebakaran itu diterima pada pukul 13.38 WIB. Kemudian, personel mulai beroperasi pada pukul 13.47 WIB. (ant*)












